Injeksi Beton

Injeksi Beton

Perbaikan Beton Retak dan Pecah

Ingin berkonsultasi? Kami siap membantu!

Insinyur sipil umumnya akan merekomendasikan penggunaan epoxy dalam perbaikan struktural beton yang retak dengan metode injeksi, dalam aplikasi seperti overpass jalan raya dan struktur beton di atasnya; ini karena kekuatan ikatan epoxy yang signifikan. Epoxy sangat efektif untuk memperbaiki retak beton dan mencegah kebocoran potensial. Dengan metode injeksi beton menggunakan epoxy, selain Anda akan mendapat manfaat utama yakni untuk menambal keretakkan pada beton, manfaat lain adalah Anda akan mendapatkan lapisan waterproofing, yang akan mencegah kemungkinan kebocoran di kemudian hari. 



Apakah injeksi beton benar-benar efektif?

Dengan begitu banyak informasi yang dipublikasikan di internet, siapa pun yang melakukan observasi tentang injeksi beton menggunakan epoxy akan menemukan pendapat yang kontradiktif, ada yang membenarkan bahwa epoxy efektif atau tidak. Ya, dan untungnya, ada sumber informasi terpercaya di internet yang mengonfirmasi hal ini. The American Concrete Institute telah menerbitkan buletin tentang hal ini secara khusus; berjudul "Field Guide to Concrete Repair Application Procedures".

Cara kerja injeksi beton

Metode injeksi beton bekerja mengisi celah retakan atau kebocoran pada bidang beton, seperti dinding atau lantai, lama pengeringan biasanya berlangsung selama 5 jam. Epoxy akan mengikat kedua sisi retakan dan sebagai pengisi untuk mengisi celah retak mengikuti ketebalan dinding fondasi (biasanya 8"), akan menyegel retakan secara permanen dan sangat kuat, bahkan ada yang mengklaim kekuatan ikatan epoxy melebihi kekuatan beton itu sendiri! Tidak ada pengeboran yang terlibat dengan injeksi retak tekanan rendah. Epoxy menjadi solusi perbaikan retak yang paling disukai karena akan memperbaiki secara struktural.

Selama langkah ini, aplikator injeksi akan membuat akses ke retakan pondasi. Selanjutnya, port injeksi akan dipasang, dan celah akan ditutupi dengan pasta epoxy. Persiapan ini biasanya memakan waktu sekitar 30 menit.

Pasta epoxy harus dibiarkan untuk kering selama sekitar 30 menit, tergantung pada suhu dan kelembaban di lokasi, sebelum langkah kedua (menginjeksi celah) dapat dimulai. Kegagalan yang biasanya terjadi adalah tidak memastikan pasta sepenuhnya kering, maka ini akan dapat menyebabkan injeksi retak kembali. Perlu dicatat bahwa pasta (anchoring epoxy) tidak akan melekat dengan baik (jika sama sekali) di permukaan basah; akibatnya, kekuatan ikatan tidak akan cukup kuat. Tanpa ikatan yang kuat, pasta epoxy tidak akan mampu menahan tekanan injeksi; oleh karena itu, injeksi beton hanya merupakan opsi perbaikan retak yang layak ketika permukaan dinding benar-benar kering.

Lihat video pekerjaan injeksi beton kami